GRESIK, Jumat (14/8/2026) — PORTAL SATU ID Rutan Kelas IIB Gresik mengambil langkah strategis dalam memperkuat sistem keamanan dan ketertiban dengan melakukan standarisasi penempatan kamar Masa Pengenalan Lingkungan (Mapenaling) bagi tahanan dan narapidana.
Dalam penataan terbaru tersebut, kamar Mapenaling yang sebelumnya berada di lantai 2 kini dipindahkan ke lantai dasar. Perubahan lokasi ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pengawasan sekaligus memastikan proses penerimaan dan penempatan awal warga binaan berlangsung secara profesional, akuntabel, tertib, aman, dan terkontrol.
Kegiatan standarisasi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Keamanan Rutan Kelas IIB Gresik, Virga Indrawan, dengan didampingi staf serta regu pengamanan. Jajaran petugas melakukan penataan sekaligus pengecekan kesiapan kamar Mapenaling sebagai bagian dari upaya memastikan seluruh tahapan penerimaan tahanan maupun narapidana dapat berjalan sesuai prosedur.
Bukan Sekadar Pemindahan Lokasi
Pemindahan kamar Mapenaling dari lantai 2 ke lantai dasar bukan semata-mata perubahan tempat. Langkah tersebut merupakan bagian dari evaluasi dan penataan sistem penerimaan warga binaan dengan mempertimbangkan aspek keamanan, akses pengawasan, efektivitas petugas, serta kelancaran prosedur penerimaan.
Lokasi di lantai dasar memberikan kemudahan bagi petugas untuk melakukan pemantauan terhadap tahanan dan narapidana yang baru memasuki lingkungan rutan. Kondisi tersebut diharapkan mampu mendukung pengawasan yang lebih optimal selama warga binaan menjalani masa pengenalan lingkungan.
Selain itu, keberadaan kamar Mapenaling di lantai dasar juga dapat mendukung respons petugas dalam menjalankan prosedur pengamanan apabila terdapat situasi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Perkuat Pengawasan Sejak Warga Binaan Masuk
Mapenaling merupakan tahapan penting dalam proses awal penerimaan tahanan dan narapidana. Pada fase tersebut, warga binaan mulai diperkenalkan dengan lingkungan rutan, tata tertib, ketentuan keamanan, serta hak dan kewajiban yang harus dipatuhi.
Karena itu, penempatan kamar Mapenaling menjadi bagian penting dari sistem pengamanan. Rutan Kelas IIB Gresik berupaya memastikan proses tersebut dilaksanakan dalam lingkungan yang memungkinkan petugas melakukan pengawasan secara efektif.
Kepala Keamanan Rutan Kelas IIB Gresik, Virga Indrawan, menyampaikan bahwa standarisasi penempatan kamar Mapenaling menjadi bagian penting untuk menciptakan proses penerimaan yang profesional dan akuntabel.
Melalui penempatan yang terstandar dan pengawasan yang lebih optimal, jajaran pengamanan berupaya meminimalkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban sekaligus memastikan setiap tahanan dan narapidana memperoleh penanganan sesuai prosedur.
Dorong Mekanisme Penerimaan Lebih Terstruktur
Penataan kamar Mapenaling juga diarahkan untuk membangun mekanisme penerimaan warga binaan yang lebih terstruktur.
Dengan lokasi yang berada di lantai dasar, petugas memiliki akses yang lebih mudah dalam melaksanakan pemantauan. Penataan tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarpetugas serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan prosedur pengamanan pada tahap awal.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Rutan Kelas IIB Gresik untuk terus melakukan pembenahan terhadap tata kelola keamanan. Evaluasi terhadap sarana dan penempatan ruang dilakukan agar setiap bagian dari proses penerimaan dapat berjalan secara efektif dan terukur.
Komitmen Wujudkan Rutan yang Aman dan Profesional
Standarisasi penempatan kamar Mapenaling dari lantai 2 ke lantai dasar menegaskan komitmen Rutan Kelas IIB Gresik dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keamanan dan ketertiban.
Melalui penataan tersebut, rutan berupaya menciptakan proses penerimaan yang tidak hanya aman, tetapi juga tertib, profesional, akuntabel dan mudah diawasi.
Langkah tersebut diharapkan mampu meminimalkan potensi gangguan keamanan sejak tahap awal sekaligus mendukung terciptanya situasi yang kondusif di lingkungan Rutan Kelas IIB Gresik.
Pada akhirnya, pemindahan kamar Mapenaling ini menjadi bagian dari pembenahan sistem secara berkelanjutan. Penguatan keamanan dimulai sejak proses penerimaan, dengan memastikan penempatan warga binaan dilakukan secara terstandar, pengawasan berjalan optimal, dan seluruh tahapan dilaksanakan sesuai prosedur.
Rutan Kelas IIB Gresik pun terus memperkuat komitmennya untuk menghadirkan pengelolaan pemasyarakatan yang semakin aman, tertib, profesional, efektif dan akuntabel, demi mendukung terciptanya lingkungan rutan yang kondusif (Dd).






