Home / PEMERINTAHAN / Sinergi Rutan Gresik-Subdenpom V/4-2 Makin Kokoh, Pengamanan dan Disiplin Jadi Prioritas

Sinergi Rutan Gresik-Subdenpom V/4-2 Makin Kokoh, Pengamanan dan Disiplin Jadi Prioritas

GRESIK –PORTAL SATU ID Penguatan sinergitas antar-Aparat Penegak Hukum (APH) terus menjadi perhatian Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur. Langkah tersebut kembali diwujudkan melalui kunjungan kerja jajaran Subdenpom V/4-2 Gresik ke Rutan Gresik, Senin (7/9/2026).

Kunjungan kerja yang dipimpin langsung Komandan Subdenpom V/4-2 Gresik, Kapten Cpm Maskun, bersama jajaran tersebut diterima Kepala Rutan Gresik Dhimas Isdwiyono, didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Virga Indrawan.

Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Namun di balik silaturahmi tersebut, terdapat agenda penting untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi antarlembaga, khususnya dalam mendukung keamanan, ketertiban, disiplin, serta kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.

Dalam kesempatan itu, Kapten Cpm Maskun turut mengapresiasi pelaksanaan fungsi pengamanan dan pembinaan yang selama ini berjalan di Rutan Gresik. Strategi pengamanan yang diterapkan serta pelaksanaan pembinaan terhadap warga binaan dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan rutan yang aman, tertib, dan kondusif.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi ruang bertukar pengalaman dan pengetahuan mengenai pemeliharaan serta penegakan hukum, disiplin, dan tata tertib. Bagi Rutan Gresik, komunikasi lintas institusi menjadi bagian penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan petugas dalam menghadapi berbagai dinamika tugas pemasyarakatan.

Kepala Rutan Gresik, Dhimas Isdwiyono, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan serta sinergi yang selama ini terjalin bersama jajaran Subdenpom V/4-2 Gresik.

Menurut Dhimas, penyelenggaraan fungsi pemasyarakatan tidak dapat berjalan secara optimal apabila hanya mengandalkan satu institusi. Dukungan, koordinasi, dan komunikasi dengan berbagai stakeholder, khususnya APH, diperlukan untuk membangun sistem pengamanan dan pelaksanaan tugas yang semakin kuat.

«“Tentunya pertemuan seperti ini sangat bermanfaat, khususnya dalam sharing knowledge pemeliharaan dan penegakan hukum serta disiplin dan tata tertib. Dukungan dari seluruh instansi selalu kami butuhkan dalam penyelenggaraan fungsi pemasyarakatan agar berjalan dengan baik dan lancar,” tutur Dhimas.»

Ia menegaskan, Rutan Gresik akan terus membuka ruang kolaborasi dengan seluruh stakeholder. Sinergi dengan APH diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan, tetapi juga mampu meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif.

“Ke depan, koordinasi dan kolaborasi seperti ini tentu akan terus kami tingkatkan. Kami berharap sinergitas yang sudah terbangun dapat dipertahankan dan semakin kuat dalam mendukung pelaksanaan tugas,” imbuhnya.

Menurutnya, kerja sama lintas instansi memiliki posisi strategis dalam menjaga stabilitas keamanan. Pertukaran informasi dan pengalaman dapat menjadi bekal untuk melakukan langkah-langkah pencegahan sekaligus meningkatkan respons terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Kunjungan kerja Subdenpom V/4-2 Gresik juga menjadi penegasan bahwa pemeliharaan keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab yang membutuhkan sinergi berbagai pihak. Dengan koordinasi yang kuat, potensi persoalan dapat diantisipasi lebih dini dan pelaksanaan tugas dapat berjalan secara lebih efektif.

Rutan Gresik pun berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalitas jajaran, baik dalam aspek pengamanan maupun pembinaan warga binaan. Komitmen tersebut berjalan seiring dengan upaya membangun jejaring kerja sama yang solid bersama institusi penegak hukum dan stakeholder terkait.

Melalui kunjungan ini, Rutan Gresik dan Subdenpom V/4-2 Gresik diharapkan semakin memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus menyatukan langkah dalam menjaga keamanan, ketertiban, disiplin, dan penegakan hukum.

Sinergitas antar-APH bukan sekadar seremoni kelembagaan, melainkan menjadi fondasi penting untuk menghadirkan penyelenggaraan pemasyarakatan yang aman, profesional, tertib, responsif, dan berkualitas (Dd).

 

Tagged:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp