MOJOKERTO – Portalsatu.id | Rabu, 18 Oktober 2026 — Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Pungging resmi berlangsung di Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin, Kalipuro, Pungging. Konferensi ini menjadi yang pertama dilaksanakan di wilayah tersebut pasca-Muktamar NU ke-35 di Jombang, dengan menerapkan sistem pemilihan baru melalui pemilihan Ahwa yang selanjutnya memilih Rois Syuriah.
Proses berjalan secara demokratis dan penuh hikmat. Lima tokoh terpilih menjadi anggota Ahlul Halli wal Aqdi.(Ahwa), yaitu: K. Muzamil, KH. Yahya Mahfudz, KH. Muslikh, KH. Abdurrokhim, dan KH. Ahmad Siddik. Selanjutnya, Ahwa secara musyawarah menetapkan KH. Yahya Mahfudz sebagai Rois Syuriah MWCNU Pungging periode 2026–2031.

Pada pemilihan Ketua Tanfidziyah, dari total 19 ranting yang memiliki hak suara, hasil perolehan suara sebagai berikut:
– KH. Afan Faizin, M.Pd.: 13 suara ✅
– KH. Khoiri: 5 suara
– 1 suara tidak sah
Berdasarkan hasil tersebut, Ahwa bersama Rois Syuriah menetapkan KH. Afan Faizin, M.Pd. sebagai Ketua Tanfidziyah MWCNU Pungging periode 2026–2031.
Terpilihnya kembali KH. Afan Faizin mendapat apresiasi dari para peserta konferensi. Ia menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan berkomitmen untuk terus memperkuat khidmat organisasi di tengah masyarakat.
“Terima kasih kepada seluruh ranting dan Ahwa yang telah mempercayakan amanah ini. Insyaallah ke depan kita terus bersinergi, mempererat ukhuwah, dan meningkatkan khidmat NU untuk masyarakat Pungging,” ujar KH. Afan Faizin usai ditetapkan.
Dengan terbentuknya kepemimpinan baru ini, diharapkan MWCNU Pungging semakin kokoh, mandiri, dan berkontribusi nyata bagi kemaslahatan umat di wilayah Kecamatan Pungging dan sekitarnya. (Har)






