Surabaya – Portal Satu Id Gelombang dukungan masyarakat terhadap penguatan pemberantasan korupsi kembali mengemuka di Jawa Timur. Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koordinator Wilayah Jawa Timur bersama GEMPAR Jawa Timur menggelar aksi damai di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Jumat (10/7/2026), sebagai bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal penegakan hukum yang bersih, profesional, transparan, dan berintegritas.
Mengusung tema “Bersihkan Kembali Jawa Timur! Lawan Korupsi! Selamatkan Negeri!”, aksi tersebut diikuti oleh jajaran MAKI Jatim, GEMPAR Jatim, serta mahasiswa HAMI. Sejak pukul 11.00 WIB, para peserta menyampaikan aspirasi melalui orasi, pembacaan pernyataan sikap, serta membawa berbagai spanduk yang berisi seruan untuk memperkuat pemberantasan korupsi dan menjaga marwah institusi penegak hukum.
Dalam aksi tersebut, massa menegaskan bahwa gerakan yang mereka lakukan merupakan bentuk dukungan moral sekaligus kontrol sosial terhadap proses penegakan hukum. Mereka menilai keterlibatan masyarakat menjadi salah satu elemen penting dalam menciptakan sistem hukum yang akuntabel, independen, dan bebas dari segala bentuk intervensi.
Salah satu tuntutan yang disampaikan ialah agar dugaan korupsi terkait tata kelola batu bara diusut secara menyeluruh sesuai mekanisme hukum yang berlaku. Massa berharap setiap tahapan penanganan perkara dilakukan secara objektif berdasarkan fakta dan alat bukti, sehingga mampu mengungkap seluruh pihak yang memiliki peran apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum.
Ketua MAKI Koordinator Wilayah Jawa Timur, Heru Satryo, menyampaikan bahwa hingga kini pihaknya masih memberikan kepercayaan kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Timur sebagai institusi penegak hukum yang diharapkan mampu menjaga profesionalisme dan integritas.
«”Harapan kami, peristiwa yang melibatkan oknum di tingkat Kejaksaan Agung tidak sampai terjadi di Bumi Majapahit, Jawa Timur. Kami tidak ingin hal seperti itu mencederai Kejaksaan di Jawa Timur. Hingga saat ini, kami masih menaruh kepercayaan kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Kami percaya institusi ini mampu menjaga profesionalisme dan integritas dalam penegakan hukum,” tegas Heru Satryo.»
Heru menilai pemberantasan korupsi harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya berhenti pada pelaku di lapangan, tetapi juga mengungkap seluruh rangkaian peristiwa sesuai proses hukum yang berlaku. Menurutnya, transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas merupakan fondasi utama untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.
Ia juga menegaskan bahwa MAKI Jatim bersama GEMPAR Jatim akan terus menjalankan fungsi pengawasan publik secara konstruktif sebagai bagian dari partisipasi masyarakat dalam mendukung penegakan hukum yang independen. Dukungan tersebut diarahkan agar setiap perkara diproses berdasarkan hukum, tanpa intervensi maupun perlakuan yang bertentangan dengan prinsip persamaan di hadapan hukum.
Perwakilan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menerima aspirasi tersebut secara terbuka. Yogi Andiawan Sagita, S.H., M.H., selaku Kepala Seksi Penuntutan pada Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Jawa Timur, menyampaikan apresiasi atas penyampaian aspirasi yang berlangsung damai, tertib, dan sesuai ketentuan.
«”Kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan dari MAKI Jawa Timur, GEMPAR Jawa Timur, dan mahasiswa HAMI atas kepedulian, dukungan, serta kecintaan yang telah diberikan kepada institusi Kejaksaan, khususnya Kejaksaan Tinggi Jawa Timur,” ujarnya.»
Ia menegaskan bahwa Kejaksaan Tinggi Jawa Timur tetap berkomitmen menjalankan seluruh proses penanganan perkara secara profesional, berintegritas, independen, dan akuntabel dengan berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.
«”Kami tegaskan bahwa jajaran Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, khususnya Bidang Tindak Pidana Khusus, akan tetap menjalankan setiap proses penanganan perkara secara profesional, berintegritas, serta senantiasa menjaga marwah institusi dan kepercayaan masyarakat. Kami juga memohon doa dan dukungan agar selalu diberikan keteguhan, kekuatan, profesionalisme, dan integritas dalam menjalankan tugas demi memenuhi harapan masyarakat Jawa Timur.”»
Aksi damai berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan kondusif. Dialog yang terjalin antara perwakilan masyarakat dan pihak Kejaksaan mencerminkan ruang komunikasi yang terbuka dalam menyampaikan aspirasi publik terkait penguatan pemberantasan korupsi.
Melalui kegiatan tersebut, MAKI Jatim dan GEMPAR Jatim kembali menegaskan pentingnya sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum dalam memperkuat supremasi hukum. Mereka berharap setiap dugaan tindak pidana korupsi, termasuk perkara tata kelola batu bara, diproses secara profesional, transparan, dan sesuai hukum yang berlaku sehingga mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas di Jawa Timur (Dd).






