Home / PEMERINTAHAN / RUTAN GRESIK DAN UMG PERKUAT PEMBINAAN PRODUKTIF: WARGA BINAAN DIBEKALI BUDIDAYA LELE SEBAGAI STRATEGI DUKUNG KETAHANAN PANGAN NASIONAL

RUTAN GRESIK DAN UMG PERKUAT PEMBINAAN PRODUKTIF: WARGA BINAAN DIBEKALI BUDIDAYA LELE SEBAGAI STRATEGI DUKUNG KETAHANAN PANGAN NASIONAL

Gresik,Portal Satu Id Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Gresik Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur terus memperkuat program pembinaan kemandirian warga binaan melalui kolaborasi strategis dengan dunia pendidikan. Kali ini, Rutan Gresik menggandeng mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) dalam kegiatan penyuluhan budidaya ikan lele yang digelar di Aula Dalam Rutan Gresik, Rabu (17/6), sebagai upaya mendukung penguatan ketahanan pangan nasional.

Kegiatan ini diikuti dengan penuh antusias oleh warga binaan yang mendapatkan pembekalan langsung terkait teknik budidaya ikan lele secara modern dan berkelanjutan. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Gresik, Vendra Hermawan, perwakilan mahasiswa UMG, serta jajaran petugas Rutan Gresik. Sinergi ini menjadi bagian dari langkah konkret pemasyarakatan dalam menghadirkan pembinaan yang lebih adaptif dan berbasis keterampilan kerja.

Dalam sesi penyuluhan, mahasiswa UMG memaparkan materi secara komprehensif mulai dari tahap awal persiapan kolam, pemilihan bibit unggul, pengelolaan kualitas air, pemberian pakan yang tepat, perawatan harian, hingga strategi panen yang efektif dan bernilai ekonomi tinggi. Penyampaian dilakukan secara interaktif sehingga mendorong partisipasi aktif warga binaan dalam sesi tanya jawab.

Program ini merupakan bagian dari strategi pembinaan Rutan Kelas IIB Gresik dalam menciptakan kemandirian warga binaan sekaligus mendukung program ketahanan pangan yang terus dikembangkan di lingkungan pemasyarakatan. Kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi salah satu pendekatan penting untuk memastikan pembinaan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Gresik, Vendra Hermawan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Universitas Muhammadiyah Gresik dalam mendukung program pembinaan tersebut. Ia menilai kerja sama ini memiliki nilai strategis dalam memperluas wawasan serta meningkatkan keterampilan produktif warga binaan.

Ia juga menegaskan bahwa pembekalan keterampilan seperti budidaya ikan lele diharapkan dapat menjadi bekal nyata bagi warga binaan setelah kembali ke masyarakat. Menurutnya, kemampuan tersebut tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga selaras dengan upaya penguatan ketahanan pangan yang berkelanjutan dan berbasis pemberdayaan masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, warga binaan terlihat aktif mengikuti setiap sesi materi dan diskusi. Berbagai pertanyaan teknis seputar pengelolaan budidaya yang efektif, efisien, dan ramah lingkungan mencerminkan tingginya minat serta kesadaran mereka terhadap pentingnya keterampilan produktif sebagai bekal masa depan.

Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Gresik menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pembinaan yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi hasil. Sinergi dengan dunia akademik diharapkan dapat terus diperkuat guna mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih humanis, produktif, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan ketahanan pangan daerah (Dd).

Tagged:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp