SIDOARJO – PORTAL SATU ID Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Jaksa Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. ST. Burhanuddin, S.H., M.M., pada 17 Juli 2026, dimaknai Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koordinator Wilayah Jawa Timur (Korwil Jatim) sebagai momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun sistem penegakan hukum yang profesional, transparan, akuntabel, berintegritas, dan berkeadilan.
Melalui momentum tersebut, Ketua MAKI Jawa Timur, Heru Satriyo, S.Ip., bersama seluruh jajaran pengurus dan anggota MAKI Jatim menyampaikan ucapan selamat serta doa kepada Jaksa Agung Republik Indonesia sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi, pengabdian, dan kepemimpinan beliau dalam memimpin institusi Kejaksaan Republik Indonesia.
Heru Satriyo menyampaikan bahwa peringatan ulang tahun Jaksa Agung tidak hanya menjadi momen penghargaan terhadap perjalanan pengabdian seorang pemimpin institusi penegak hukum, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga komitmen bersama dalam memperkuat supremasi hukum, meningkatkan integritas aparatur penegak hukum, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum di Indonesia.
«”Atas nama keluarga besar Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Korwil Jawa Timur, kami mengucapkan Selamat Ulang Tahun ke-72 kepada Bapak Jaksa Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. ST. Burhanuddin, S.H., M.M. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, kebijaksanaan, serta perlindungan Tuhan Yang Maha Esa dalam mengemban amanah sebagai Jaksa Agung Republik Indonesia,” ujar Heru Satriyo.»
Menurut Heru Satriyo, keberhasilan pemberantasan korupsi membutuhkan komitmen yang berkesinambungan, profesionalisme aparat penegak hukum, serta partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola pemerintahan yang baik. Oleh karena itu, sinergi antara institusi penegak hukum, masyarakat sipil, akademisi, media, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi salah satu unsur penting dalam memperkuat upaya pencegahan maupun penindakan tindak pidana korupsi.
MAKI Jatim berpandangan bahwa nilai-nilai integritas, independensi, profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas harus terus menjadi pijakan utama dalam setiap proses penegakan hukum. Dengan tetap berpegang pada prinsip-prinsip tersebut, kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum diharapkan dapat terus terpelihara dan semakin meningkat.
Sebagai organisasi masyarakat yang memiliki perhatian terhadap pengawasan penyelenggaraan pemerintahan dan pemberantasan korupsi, MAKI Jatim menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan peran melalui pengawasan masyarakat, penyampaian informasi yang bertanggung jawab, edukasi publik mengenai pentingnya budaya antikorupsi, serta partisipasi konstruktif dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Momentum HUT ke-72 Jaksa Agung Republik Indonesia juga dipandang sebagai kesempatan untuk memperkuat semangat kolaborasi nasional dalam membangun sistem hukum yang memberikan kepastian hukum, menjunjung tinggi rasa keadilan, melindungi hak-hak masyarakat, serta memperkuat budaya integritas di seluruh sektor kehidupan berbangsa dan bernegara.
Heru Satriyo berharap semangat pengabdian yang terus ditunjukkan Jaksa Agung Republik Indonesia dapat menjadi inspirasi bagi seluruh aparatur penegak hukum agar senantiasa menjalankan tugas secara profesional, objektif, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan dalam setiap pelaksanaan tugas.
Pada akhir pernyataannya, Heru Satriyo kembali menyampaikan doa dan harapan terbaik kepada Jaksa Agung Republik Indonesia.
«”Selamat Ulang Tahun ke-72 kepada Bapak Jaksa Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. ST. Burhanuddin, S.H., M.M. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, kekuatan, kebijaksanaan, dan kesuksesan dalam menjalankan amanah. Semoga Kejaksaan Republik Indonesia terus menjadi institusi yang profesional, berintegritas, transparan, dan semakin dipercaya masyarakat dalam menegakkan hukum serta mendukung terwujudnya Indonesia yang bersih dari korupsi, berkeadilan, dan maju,” tutup Heru Satriyo.»
Melalui momentum peringatan tersebut, MAKI Korwil Jawa Timur kembali menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra kritis dan konstruktif dalam mendukung penguatan budaya antikorupsi, peningkatan pengawasan publik, serta terciptanya sistem penegakan hukum yang menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, transparansi, akuntabilitas, dan keadilan sebagai fondasi menuju Indonesia yang lebih bersih dan berwibawa (Dd).






