SIDOARJO —PORTAL SATU ID Di tengah persaingan dan perubahan zaman yang makin cepat, pendidikan berkualitas menjadi fondasi utama kebangkitan bangsa. Hal itu tampak nyata dalam perhelatan Purnawidya Siswa Kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026 di SMP Negeri 3 Taman, Sabtu (13/6/2026). Bukan sekadar seremonial, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sekolah ini berhasil mencetak lulusan yang berprestasi hingga tingkat internasional, berkarakter kokoh, dan siap menjadi pemimpin masa depan.
Mengusung tema “Melangkah Penuh Percaya Diri, Bergerak Meraih Mimpi”, acara berlangsung meriah dan penuh makna. Hadir dalam kesempatan itu Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo Dr. Netti Lastiningsih, M.Pd., Kepala Sekolah Dra. Sumarti, M.Pd., para pendidik, tenaga kependidikan, Komite Sekolah, orang tua, serta seluruh warga sekolah.
Suasana dipenuhi keharuan sekaligus kebanggaan — buah dari tiga tahun proses belajar, berlatih, dan berkarya. Penampilan seni, budaya, dan kreativitas siswa juga menghiasi panggung, menegaskan bahwa pendidikan di sini tidak hanya mengutamakan nilai akademik, tetapi juga mengembangkan bakat, kepemimpinan, serta kecerdasan sosial secara seimbang.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Dra. Sumarti menegaskan bahwa momen ini adalah gerbang awal menuju jenjang yang lebih tinggi, bukan sekadar titik akhir. “Kini mereka bersiap mendaftar ke SMA atau SMK pilihan. Ingatlah: kesuksesan tidak datang seketika, melainkan hasil kerja keras, kedisiplinan, ketekunan, dan doa yang terus mengalir,” ujarnya seraya mengajak lulusan tetap percaya diri dan pantang menyerah mengejar cita‑cita.
Kualitas pendidikan ini terbukti dari deretan prestasi yang diraih sepanjang tahun — mulai tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional dan internasional. Salah satu capaian paling membanggakan adalah keberhasilan seorang siswi yang terpilih masuk Tim Nasional Sepak Bola Putri Indonesia / Garuda Pertiwi, bahkan telah berlaga di luar negeri. Prestasi ini mengharumkan nama sekolah, daerah, dan sekaligus membuktikan lahirnya bibit unggul berdaya saing dunia dari Sidoarjo.
Namun di balik setiap penghargaan, pendidikan karakter tetap menjadi prioritas utama. Nilai‑nilai keimanan, kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, gotong royong, dan kepedulian sosial ditanamkan menyatu dengan ilmu pengetahuan. “Indonesia butuh generasi yang menjadi pemecah masalah, bukan sekadar penonton perubahan,” tegas Sumarti.
Harapan besar disampaikan agar ke depan sekolah terus melahirkan lulusan yang cerdas, berakhlak mulia, bermanfaat bagi masyarakat, dan siap mengisi peran‑peran strategis bangsa — sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045.
Kehadiran Plt. Kepala Dinas Pendidikan menjadi tanda dukungan penuh pemerintah terhadap upaya membentuk sumber daya manusia unggul. Bagi pemerintah maupun warga sekolah, pendidikan adalah kekuatan strategis agar bangsa mampu beradaptasi, berinovasi, dan bersaing di kancah dunia.
Bagi para lulusan hari ini, bekal ilmu, pengalaman, nilai kehidupan, dan semangat berprestasi yang diperoleh selama tiga tahun akan menjadi modal terkuat melangkah ke masa depan. Dari ruang‑ruang kelas di Taman, Sidoarjo, lahirlah calon pemimpin, ilmuwan, atlet, seniman, dan profesional masa depan.
Mereka adalah bukti nyata: dari panggung pendidikan Sidoarjo, jalan menuju Indonesia Emas telah terbuka lebar.(Dd).






