
Portalsatu
JOMBANG – Prestasi membanggakan berhasil diraih Desa Panglungan, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, setelah menjadi salah satu peserta yang sukses dalam ajang JCC (Jombang Cultural Carnival) 2025, sebuah kegiatan budaya yang menampilkan kekayaan tradisi dan ikon lokal dari berbagai wilayah di Kabupaten Jombang.

Dalam perhelatan budaya tersebut, Kecamatan Wonosalam yang dikenal sebagai sentra wisata alam dan penghasil durian unggulan menampilkan kekayaan budaya masyarakat serta ikon durian yang menjadi kebanggaan sembilan desa di wilayah Kecamatan Wonosalam. Berkat kreativitas, kekompakan, dan semangat pelestarian budaya yang ditunjukkan, peserta dari wilayah tersebut berhasil meraih Juara 1 kategori antar kecamatan se-Kabupaten Jombang.
Atas prestasi tersebut, pada Tahun Anggaran 2026 Pemerintah Kabupaten Jombang memberikan penghargaan berupa Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang dialokasikan untuk mendukung pembangunan dan peningkatan fasilitas desa.
Salah satu desa penerima manfaat program tersebut adalah Desa Panglungan, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Berdasarkan papan informasi kegiatan yang terpasang di lokasi, dana BKK Tahun 2026 digunakan untuk kegiatan Pembangunan/Rehabilitasi Kantor Desa Panglungan.
*Adapun rincian kegiatan yang tercantum pada papan proyek tersebut meliputi:*
*Kegiatan: Pembangunan/Rehabilitasi Kantor Desa.*
*Lokasi: Balai Desa Panglungan.*
*Volume: 1 Unit (9,5 x 4 Meter).*
*Sumber Dana: BKK Kabupaten Tahun Anggaran 2026.*
*Nilai Anggaran: Rp100.000.000.*
Pelaksana: TPK Desa Panglungan
Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa bangunan Kantor Kepala Desa Panglungan yang beralamat di Jalan Joko Mijung Nomor 58, Desa Panglungan, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang telah selesai direhabilitasi dan dapat dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas pemerintahan desa serta pelayanan kepada masyarakat.
Saat tim awak media melakukan kunjungan dan wawancara langsung dengan Kepala Desa Panglungan, Sugiat, beliau menyampaikan bahwa pembangunan yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus tersebut telah dilaksanakan dan direalisasikan sesuai rencana.
“Alhamdulillah pembangunan sudah terealisasi. Semua kegiatan pembangunan yang menjadi program desa sudah dilaksanakan sesuai perencanaan,” ujar Sugiat dengan santai saat ditemui awak media di sela-sela kegiatan dan suasana kebersamaan sambil menikmati secangkir kopi.
Menurutnya, bantuan dari Pemerintah Kabupaten Jombang tersebut sangat membantu pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas sarana pelayanan publik. Dengan adanya rehabilitasi kantor desa, masyarakat diharapkan memperoleh pelayanan administrasi yang lebih nyaman, aman, dan representatif.
Keberhasilan Desa Panglungan memperoleh manfaat dari penghargaan atas prestasi budaya juga menjadi bukti bahwa pelestarian budaya lokal tidak hanya berdampak pada penguatan identitas daerah, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan desa.
Masyarakat Desa Panglungan pun menyambut baik selesainya rehabilitasi kantor desa tersebut. Kehadiran gedung yang lebih baik diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan sekaligus menjadi pusat kegiatan masyarakat dalam berbagai program pembangunan desa ke depan.
Pemerintah Desa Panglungan berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa dapat terus terjalin sehingga berbagai program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dapat berjalan secara berkelanjutan.
Dengan telah terealisasinya pembangunan Kantor Desa Panglungan melalui alokasi BKK Kabupaten Jombang Tahun 2026 sebesar Rp100 juta, diharapkan fasilitas tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta mendukung terciptanya pelayanan publik yang semakin baik di wilayah Kecamatan Wonosalam.
“Semoga pembangunan yang telah dilaksanakan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, khususnya warga Desa Panglungan,” tutup Kepala Desa Sugiat.
Jurnalis James J



