Home / PEMERINTAHAN / Masuk Rutan Bukan Berarti Abai Kesehatan, Tahanan Baru Rutan Gresik Dibekali Edukasi Penyakit Menular

Masuk Rutan Bukan Berarti Abai Kesehatan, Tahanan Baru Rutan Gresik Dibekali Edukasi Penyakit Menular

GRESIK — PORTAL SATU ID Pengetahuan tentang kesehatan menjadi bekal penting bagi setiap tahanan sejak pertama memasuki lingkungan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur. Langkah preventif itu diperkuat melalui edukasi mengenai pencegahan penyakit menular yang diberikan kepada tahanan baru pada Rabu (30/9/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh peserta MagangHub bersama Tim Klinik Pratama Rutan Gresik. Sosialisasi menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan tahanan terhadap berbagai penyakit menular sekaligus membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat di lingkungan hunian.

Materi edukasi mencakup HIV, Tuberkulosis (TBC), scabies, dan hepatitis. Para tahanan baru mendapatkan informasi mengenai karakteristik penyakit, cara penularan, gejala yang perlu diperhatikan, serta langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Penyampaian materi dilakukan secara langsung dengan pendekatan edukatif dan komunikatif. Peserta tidak hanya diberikan informasi mengenai penyakit, tetapi juga diarahkan memahami pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta segera menyampaikan keluhan kesehatan kepada petugas apabila mengalami gejala tertentu.

Lingkungan hunian yang digunakan bersama juga menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Para tahanan diingatkan untuk menjaga kebersihan kamar, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta tidak berbagi barang pribadi tertentu yang dapat menjadi media penularan penyakit.

Pesan lainnya adalah pentingnya kepedulian terhadap kondisi kesehatan diri. Setiap perubahan atau keluhan kesehatan perlu disampaikan kepada petugas agar dapat dilakukan tindak lanjut sesuai pelayanan kesehatan yang tersedia di Rutan Gresik.

Kepala Rutan Gresik Dhimas Isdwiyono mengatakan edukasi kesehatan merupakan bagian dari pelayanan sekaligus pembinaan kepada tahanan.

Menurutnya, pencegahan penyakit menular membutuhkan kesadaran bersama. Petugas kesehatan memiliki peran penting, tetapi upaya menjaga kesehatan lingkungan juga membutuhkan keterlibatan aktif setiap penghuni.

“Pencegahan penyakit menular tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas kesehatan, tetapi membutuhkan kesadaran dan peran aktif seluruh penghuni Rutan. Melalui sosialisasi ini, kami berharap para tahanan baru memahami cara menjaga kesehatan diri, mengenali gejala penyakit, serta tidak ragu untuk menyampaikan keluhan kesehatan kepada petugas,” ujar Dhimas.

Menurut Dhimas, pemahaman mengenai kesehatan perlu diberikan sejak awal agar tahanan baru dapat beradaptasi dengan lingkungan hunian secara lebih baik. Kebersihan diri, kebersihan kamar, pola hidup sehat, serta komunikasi dengan petugas menjadi bagian dari langkah pencegahan yang dapat dilakukan bersama.

Rutan Gresik juga terus memperkuat sinergi antara petugas, peserta MagangHub, dan Tim Klinik Pratama. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung pemberian edukasi sekaligus pelayanan kesehatan bagi tahanan dan warga binaan.

Kegiatan edukasi kesehatan secara berkala diharapkan dapat membangun budaya hidup sehat di lingkungan Rutan. Pengetahuan yang diberikan juga menjadi sarana untuk mendorong setiap penghuni agar lebih peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan.

Bagi tahanan baru, sosialisasi tersebut menjadi bekal awal untuk mengenali sejumlah penyakit menular sekaligus memahami tindakan pencegahan yang dapat dilakukan. Ketika muncul keluhan kesehatan, mereka juga diharapkan tidak menunda untuk menyampaikannya kepada petugas.

Melalui kegiatan tersebut, Rutan Gresik terus mengembangkan pendekatan promotif dan preventif dalam pelayanan kesehatan. Upaya itu berjalan beriringan dengan pembinaan untuk menciptakan lingkungan hunian yang bersih, sehat, aman, dan kondusif.

Pada akhirnya, pencegahan penyakit menular tidak hanya bergantung pada pelayanan ketika seseorang sudah mengalami gangguan kesehatan. Pengetahuan, kebersihan, perilaku hidup sehat, dan komunikasi yang baik menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga kesehatan selama berada di lingkungan Rutan.

Rutan Gresik berharap edukasi yang diberikan dapat meningkatkan kesadaran para tahanan baru sekaligus mendukung terjaganya kesehatan dan kualitas hidup mereka selama menjalani masa penahanan (Dd).

Tagged:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp