Home / PEMERINTAHAN / 105 Warga Binaan Jadi Sasaran Layanan Kesehatan Rutan Gresik,Perkuat Deteksi Dini dan Pembinaan Humanis

105 Warga Binaan Jadi Sasaran Layanan Kesehatan Rutan Gresik,Perkuat Deteksi Dini dan Pembinaan Humanis

GRESIK –PORTAL SATU ID Pemenuhan hak kesehatan menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembinaan pemasyarakatan yang berkualitas dan berorientasi pada kemanusiaan. Komitmen tersebut diwujudkan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, melalui layanan Mobile Voluntary Counselling and Testing (VCT) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi 105 warga binaan, Rabu (21/10/2026).

Bersinergi dengan Puskesmas Cerme dan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Jawa Timur, Rutan Gresik menghadirkan pelayanan yang berfokus pada deteksi dini, pemeriksaan kesehatan, konseling, serta edukasi pencegahan penyakit. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran warga binaan terhadap pentingnya menjaga kesehatan selama menjalani masa pembinaan.

Pelayanan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pembinaan di lingkungan pemasyarakatan tidak hanya berkaitan dengan pembentukan sikap dan keterampilan, tetapi juga mencakup perhatian terhadap kesehatan sebagai hak dasar setiap manusia.

Mobile VCT Perkuat Deteksi Dini HIV

Salah satu fokus kegiatan adalah layanan Mobile VCT, yakni konseling dan pemeriksaan HIV yang dilaksanakan dengan mengutamakan kerahasiaan, etika medis, serta penghormatan terhadap hak setiap individu.

Melalui layanan ini, warga binaan mendapatkan akses untuk memahami kondisi kesehatan dan pentingnya melakukan langkah pencegahan sesuai dengan informasi medis yang tepat. Pendekatan konseling juga diharapkan mampu meningkatkan pemahaman mengenai HIV sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang bebas dari stigma dan diskriminasi.

Kerahasiaan informasi kesehatan menjadi prinsip penting dalam pelaksanaan pemeriksaan. Dengan demikian, pelayanan dapat berlangsung secara profesional dan tetap menghormati privasi setiap warga binaan.

Sementara itu, Cek Kesehatan Gratis menjadi sarana untuk membantu memantau kondisi kesehatan serta meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pemeriksaan secara berkala. Deteksi dini diharapkan dapat mendukung identifikasi potensi gangguan kesehatan sehingga tindak lanjut medis dapat disesuaikan dengan hasil pemeriksaan dan kebutuhan masing-masing individu.

Edukasi Hidup Sehat Menjadi Bekal Warga Binaan

Selain pemeriksaan dan konseling, warga binaan memperoleh edukasi mengenai penerapan pola hidup bersih dan sehat, pemeliharaan kebersihan diri serta lingkungan, dan upaya pencegahan penularan penyakit.

Edukasi ini memiliki peran penting dalam membangun kebiasaan hidup sehat yang dapat diterapkan secara konsisten. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan tidak hanya bermanfaat selama warga binaan berada di dalam rutan, tetapi juga menjadi bekal ketika kembali ke keluarga dan lingkungan masyarakat.

Peningkatan kesadaran kesehatan merupakan bagian dari pembinaan menyeluruh. Dengan memahami pentingnya menjaga kondisi tubuh, warga binaan diharapkan dapat mengikuti berbagai program pembinaan secara lebih optimal serta mempersiapkan diri untuk menjalani kehidupan yang lebih produktif setelah menyelesaikan masa pidana.

Dhimas Isdwiyono Tegaskan Komitmen Pelayanan Kesehatan

Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Dhimas Isdwiyono, menegaskan bahwa kesehatan merupakan salah satu aspek penting yang harus diperhatikan dalam proses pembinaan warga binaan.

“Kami berkomitmen memastikan warga binaan mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang layak, termasuk melalui deteksi dini dan edukasi kesehatan. Sinergi dengan Puskesmas Cerme dan PKBI Jawa Timur menjadi langkah penting agar pelayanan yang diberikan semakin optimal, profesional, dan berkelanjutan,” ujar Dhimas.

Menurut Dhimas, pemenuhan layanan kesehatan merupakan bagian dari tanggung jawab untuk menghadirkan pembinaan yang menyeluruh dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan.

Kondisi kesehatan yang terjaga diharapkan dapat mendukung warga binaan dalam mengikuti berbagai kegiatan pembinaan. Karena itu, pelayanan kesehatan perlu berjalan beriringan dengan program pembinaan lainnya agar kebutuhan warga binaan mendapatkan perhatian secara proporsional.

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat kerja sama dengan instansi dan lembaga terkait. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mendukung pemenuhan hak kesehatan warga binaan secara berkelanjutan.

Sinergi Lintas Lembaga Dorong Pemasyarakatan Humanis

Keterlibatan Puskesmas Cerme dan PKBI Jawa Timur menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam mendukung pelayanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.

Sinergi ini diharapkan dapat memperluas akses terhadap pemeriksaan, memperkuat edukasi kesehatan, serta meningkatkan kepedulian terhadap pencegahan penyakit. Pelayanan yang terarah juga menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan lingkungan rutan yang lebih sehat dan mendukung proses pembinaan.

Melalui kegiatan Mobile VCT dan CKG yang menjangkau 105 warga binaan, Rutan Gresik berupaya memastikan bahwa aspek kesehatan mendapat perhatian sebagai bagian integral dari pelayanan pemasyarakatan.

Ke depan, penguatan kolaborasi dengan fasilitas kesehatan dan lembaga terkait diharapkan terus mendukung terselenggaranya pelayanan yang profesional, inklusif, dan berkesinambungan.

Langkah ini menjadi wujud komitmen Rutan Gresik dalam membangun sistem pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan, tetapi juga menghormati martabat manusia, memenuhi hak dasar warga binaan, dan mempersiapkan mereka untuk kembali berperan positif di tengah masyarakat (Dd).

Tagged:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp