Home / PEMERINTAHAN / Aset Negara Jadi Penopang Kinerja, Kakanwil Perkuat Barisan Ditjenpas Jatim–DJKN Benahi Tata Kelola BMN

Aset Negara Jadi Penopang Kinerja, Kakanwil Perkuat Barisan Ditjenpas Jatim–DJKN Benahi Tata Kelola BMN

SURABAYAPORTAL SATU ID Pengelolaan aset negara kembali menjadi perhatian penting Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jawa Timur. Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Timur, Kusnali, mengambil langkah strategis dengan memperkuat sinergi bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Jawa Timur untuk memastikan Barang Milik Negara (BMN) dikelola secara tertib, optimal, transparan, dan akuntabel.

Penguatan sinergi tersebut dilakukan melalui audiensi Kusnali ke Kanwil DJKN Jawa Timur pada Selasa (1/9/2026). Pertemuan ini menjadi ruang koordinasi untuk memperkuat tata kelola BMN sekaligus mendorong agar aset negara yang berada di lingkungan pemasyarakatan mampu memberikan manfaat maksimal dalam mendukung tugas dan pelayanan.

Kusnali hadir didampingi Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, M. Ulin Nuha, serta Kepala Bidang Pembimbing Kemasyarakatan, M. Fadli.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah hal yang berkaitan dengan pengelolaan BMN. Fokus utama diarahkan pada penguatan koordinasi, tertib administrasi, optimalisasi pemanfaatan aset, serta pengelolaan BMN berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Bagi Kanwil Ditjenpas Jawa Timur, pengelolaan BMN bukan sekadar urusan administrasi. Aset negara merupakan bagian dari sumber daya pemerintah yang harus dikelola secara profesional agar mampu mendukung keberlangsungan operasional dan pelaksanaan pelayanan pemasyarakatan.

Kusnali menegaskan pentingnya menjaga BMN sekaligus memastikan pemanfaatannya dilakukan secara maksimal. Menurutnya, aset negara harus dikelola dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas sehingga seluruh prosesnya dapat dipertanggungjawabkan.

Pengelolaan yang tertib juga diperlukan untuk memastikan setiap aset memiliki kejelasan administrasi dan pemanfaatan. Dengan demikian, BMN dapat memberikan dukungan nyata terhadap kebutuhan organisasi dan tidak kehilangan fungsi strategisnya sebagai aset negara.

Dalam konteks tersebut, sinergi dengan DJKN Jawa Timur menjadi langkah penting. Koordinasi antarkedua instansi diharapkan dapat memperkuat pemahaman, memperlancar proses pengelolaan, serta mendukung penyelesaian berbagai aspek BMN yang membutuhkan penanganan secara bersama.

Kanwil Ditjenpas Jawa Timur juga berharap koordinasi tersebut dapat dilakukan secara berkesinambungan. Penguatan komunikasi antara jajaran pemasyarakatan dan DJKN dinilai penting untuk menciptakan tata kelola aset yang semakin efektif dan sesuai dengan ketentuan.

Optimalisasi BMN pada akhirnya diarahkan untuk memberikan dampak terhadap peningkatan kinerja organisasi. Aset yang terkelola dengan baik akan memperkuat dukungan terhadap pelaksanaan tugas sekaligus menunjang kualitas pelayanan pemasyarakatan kepada masyarakat.

Langkah Kusnali memperkuat koordinasi dengan DJKN Jawa Timur menunjukkan bahwa pembenahan tata kelola tidak hanya menyentuh aspek tugas teknis pemasyarakatan, tetapi juga mencakup pengelolaan sumber daya negara secara menyeluruh.

Dengan pengelolaan BMN yang semakin tertib, transparan, dan akuntabel, Kanwil Ditjenpas Jawa Timur berharap aset negara dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kebutuhan organisasi.

Sinergi tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi terciptanya tata kelola aset negara yang lebih efektif sekaligus memperkuat kinerja Kanwil Ditjenpas Jawa Timur dalam menjalankan tugas dan fungsi pemasyarakatan.

Melalui koordinasi yang semakin erat dengan DJKN Jawa Timur, Kanwil Ditjenpas Jatim menegaskan komitmennya untuk memastikan BMN tidak berhenti sebagai aset yang tercatat, tetapi benar-benar dikelola secara bertanggung jawab dan memberikan manfaat maksimal bagi negara serta mendukung peningkatan pelayanan pemasyarakatan (Dd).

Tagged:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp