Home / PEMERINTAHAN / Di Balik Pintu Rutan, Kepedulian Tak Berhenti: Keluarga Warga Binaan Dapat Layanan Kesehatan Gratis

Di Balik Pintu Rutan, Kepedulian Tak Berhenti: Keluarga Warga Binaan Dapat Layanan Kesehatan Gratis

GRESIK, 8 Oktober 2026 —PORTAL SATU ID Pelayanan pemasyarakatan tidak hanya berbicara tentang pembinaan warga binaan di balik tembok rumah tahanan. Kepedulian terhadap keluarga yang datang menjenguk juga menjadi bagian penting dari wajah pelayanan publik yang humanis.

Hal itu ditunjukkan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur dengan menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi keluarga warga binaan, Kamis (8/10/2026).

Layanan tersebut berlangsung di area Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Rutan Gresik). Para pengunjung yang datang untuk menjenguk keluarganya mendapatkan kesempatan memanfaatkan pemeriksaan kesehatan dasar secara cuma-cuma, baik ketika menunggu proses kunjungan maupun setelah selesai bertemu dengan anggota keluarganya yang tengah menjalani masa pembinaan.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya Rutan Gresik memperluas cakupan pelayanan publik. Masyarakat yang datang tidak hanya dilayani dalam urusan administrasi dan kunjungan, tetapi juga diberikan akses terhadap layanan kesehatan dasar yang dapat dimanfaatkan secara langsung.

Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah dan gula darah. Bagi pengunjung yang berdasarkan hasil pemeriksaan membutuhkan obat, petugas juga memberikan obat secara gratis sesuai kondisi dan kebutuhan kesehatan yang ditemukan.

Pelaksanaan pemeriksaan dilakukan dengan mengutamakan ketertiban dan keramahan. Petugas memberikan perhatian terhadap kondisi masing-masing pengunjung sehingga layanan kesehatan tersebut dapat berlangsung dengan nyaman sekaligus tetap terintegrasi dengan mekanisme pelayanan kunjungan di Rutan Gresik.

Kehadiran layanan tersebut mendapat sambutan positif dari keluarga warga binaan. Bagi para pengunjung, fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis memberikan manfaat praktis karena mereka dapat mengetahui kondisi kesehatan dasar tanpa harus meninggalkan lokasi pelayanan atau mengeluarkan biaya tambahan.

Lebih dari sekadar pemeriksaan, program tersebut juga menjadi bentuk perhatian Rutan Gresik terhadap keluarga warga binaan yang memiliki peran penting dalam mendukung proses pembinaan.

Kepala Rutan Gresik, Dhimas Isdwiyono, mengatakan bahwa keluarga warga binaan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembinaan. Karena itu, perhatian terhadap keluarga juga menjadi bagian dari komitmen pelayanan yang harus terus diperkuat.

«“Pelayanan kesehatan gratis ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan yang humanis dan bermanfaat bagi masyarakat. Keluarga warga binaan merupakan bagian penting yang turut mendukung proses pembinaan sehingga kesehatan mereka juga perlu mendapat perhatian,” ujar Dhimas.»

Menurutnya, kualitas pelayanan pemasyarakatan tidak cukup hanya diukur dari terselenggaranya pelayanan administrasi maupun kunjungan. Inovasi pelayanan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung juga diperlukan agar keberadaan institusi pemasyarakatan benar-benar memberikan manfaat.

Melalui layanan kesehatan tersebut, Rutan Gresik berupaya menciptakan suasana pelayanan yang lebih nyaman sekaligus memperkuat pendekatan humanis dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

Langkah itu juga memperlihatkan bahwa pemasyarakatan memiliki dimensi pelayanan yang lebih luas. Di satu sisi, warga binaan mendapatkan pembinaan untuk mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat. Di sisi lain, keluarga yang menjadi bagian penting dari proses tersebut tetap mendapatkan perhatian selama berinteraksi dengan lingkungan pemasyarakatan.

Pendekatan semacam ini menjadi penting karena keluarga bukan sekadar pihak yang datang berkunjung. Dukungan keluarga merupakan salah satu unsur yang ikut menopang keberlangsungan proses pembinaan dan hubungan sosial warga binaan dengan lingkungan di luar rutan.

Rutan Gresik berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi pelayanan yang profesional, humanis, inklusif dan memberikan dampak nyata. Pelayanan kesehatan gratis bagi keluarga warga binaan menjadi salah satu bentuk konkret dari komitmen tersebut.

Ke depan, berbagai inovasi pelayanan diharapkan semakin memperkuat kualitas pelayanan publik sekaligus membangun pengalaman yang lebih baik bagi masyarakat yang berinteraksi dengan institusi pemasyarakatan.

Dengan demikian, kehadiran Rutan Gresik tidak hanya dimaknai sebagai tempat pelaksanaan pembinaan bagi warga binaan, tetapi juga sebagai institusi pelayanan publik yang berupaya hadir dengan kepedulian, kemanusiaan dan manfaat nyata bagi masyarakat (Dd).

Tagged:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp