GRESIK – PORTAL SATU ID Ada cara sederhana untuk membangun kebugaran sekaligus mempererat hubungan kerja. Hal itu terlihat di halaman depan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Jumat (18/9/2026), ketika Kepala Rutan Gresik, pejabat struktural, pegawai, dan peserta magang bergerak bersama dalam kegiatan senam.
Dipandu instruktur profesional dari luar instansi, seluruh peserta mengikuti rangkaian gerakan dengan antusias sejak awal hingga akhir. Suasana pagi di lingkungan Rutan Gresik pun berlangsung lebih semarak, dengan aktivitas olahraga yang menciptakan ruang interaksi informal antarpersonel.
Senam bersama tersebut menjadi bagian dari upaya Rutan Gresik membangun kebiasaan hidup sehat. Kebugaran fisik dipandang penting untuk mendukung kesiapan jajaran dalam menjalankan tugas pemasyarakatan yang membutuhkan kondisi tubuh yang prima.
Namun, kegiatan tersebut juga memiliki dimensi kebersamaan. Keterlibatan seluruh unsur, mulai dari pimpinan hingga peserta magang, membuka ruang komunikasi yang lebih cair di luar rutinitas pekerjaan formal.
Kepala Rutan Gresik, Dhimas Isdwiyono, mengatakan olahraga bersama bukan hanya berkaitan dengan kesehatan jasmani, tetapi juga dapat memperkuat hubungan antarpersonel.
“Tugas pemasyarakatan menuntut fisik dan mental yang prima. Melalui senam bersama, kami tidak hanya menjaga kesehatan tubuh, tetapi juga membangun ‘kesehatan sosial’ antarjajaran,” ungkap Dhimas.
Menurut Dhimas, interaksi dalam suasana informal dapat menjadi sarana untuk membangun komunikasi yang lebih baik. Petugas senior, junior, maupun peserta magang dapat berinteraksi secara lebih santai sehingga tercipta hubungan kerja yang positif dan harmonis.
Kegiatan tersebut sekaligus memberikan ruang bagi peserta magang untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja pemasyarakatan. Kebersamaan yang terbangun diharapkan dapat mendukung komunikasi selama proses pembelajaran dan pelaksanaan kegiatan di Rutan Gresik.
Selain menjaga kebugaran, Rutan Gresik juga mendorong olahraga bersama sebagai bagian dari budaya hidup sehat bagi seluruh insan pemasyarakatan. Kondisi fisik yang terjaga diharapkan mendukung produktivitas jajaran dalam memberikan pelayanan serta menjalankan tugas pembinaan kepada warga binaan.
“Kami ingin Rutan Gresik dikenal bukan hanya sebagai tempat penahanan yang aman dan tertib, tetapi juga sebagai lingkungan kerja yang sehat, aktif, dan kondusif,” tambah Dhimas.
Komitmen untuk melanjutkan kegiatan olahraga secara rutin menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara tuntutan tugas dengan kesehatan dan kebugaran jajaran.
Bagi Rutan Gresik, kebersamaan yang tumbuh dari kegiatan sederhana seperti senam dapat menjadi modal dalam membangun komunikasi dan kekompakan. Kesehatan fisik dan hubungan kerja yang baik diharapkan berjalan beriringan untuk menunjang pelaksanaan tugas sehari-hari.
Dari halaman depan Rutan Gresik, gerakan yang dilakukan secara bersama-sama itu menjadi simbol semangat menjaga kesehatan sekaligus memperkuat kebersamaan. Dengan jajaran yang bugar, solid, dan memiliki komunikasi yang baik, pelaksanaan tugas pemasyarakatan diharapkan semakin optimal, produktif, dan profesional (Dd).






