Home / PEMERINTAHAN / Dari Pagu ke Kinerja, Rutan Gresik Bongkar Ulang Rencana Anggaran 2027

Dari Pagu ke Kinerja, Rutan Gresik Bongkar Ulang Rencana Anggaran 2027

SIDOARJO —PORTAL SATU ID Rencana anggaran Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik untuk Tahun Anggaran (TA) 2027 kembali diperiksa secara menyeluruh. Bukan sekadar memastikan dokumen lengkap secara administratif, proses supervisi diarahkan untuk menguji apakah setiap kebutuhan, program, kegiatan, hingga volume anggaran benar-benar memiliki dasar yang jelas dan mampu menopang pelaksanaan tugas Pemasyarakatan.

Langkah tersebut dilakukan melalui Supervisi Tindak Lanjut Penelitian RKA-K/L Pagu Anggaran TA 2027 yang digelar di Aula Lapas Kelas I Surabaya. Kegiatan diikuti sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur.

Rutan Kelas IIB Gresik dalam kegiatan tersebut diwakili Kepala Sub Seksi Pengelolaan, Ryan Wilda Rachman Faraby, bersama dua pegawai. Kehadiran jajaran pengelola tersebut menjadi bagian dari proses pemantapan sekaligus penyempurnaan dokumen perencanaan anggaran Rutan Gresik menghadapi TA 2027.

Supervisi dilaksanakan bersama Tim Sekretariat Jenderal dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Fokus utamanya memastikan setiap hasil penelitian RKA-K/L ditindaklanjuti secara tepat, sekaligus mendorong masing-masing UPT melakukan pencermatan kembali terhadap rancangan anggaran agar sesuai kebutuhan pelaksanaan tugas dan ketentuan yang berlaku.

Forum tersebut turut dihadiri Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan beserta jajaran, Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Timur, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, para Kepala UPT Korwil Surabaya dan Malang, serta operator UPT terkait.

Keterlibatan unsur pimpinan hingga pengelola teknis perencanaan menjadi bagian penting dalam menyamakan pemahaman mengenai kebijakan penganggaran. Setiap catatan hasil penelitian juga diarahkan agar segera ditindaklanjuti sehingga tidak berhenti sebagai temuan administratif dalam proses penyusunan RKA-K/L.

Dalam supervisi tersebut, komponen perencanaan anggaran kembali dicermati secara lebih detail. Kebutuhan program dan kegiatan, volume, serta kesesuaian dengan ketentuan menjadi bagian yang diperiksa untuk memastikan rancangan anggaran mempunyai dasar kebutuhan yang jelas.

Pencermatan itu sekaligus menjadi upaya menjaga agar dokumen RKA-K/L tidak hanya terlihat lengkap di atas kertas. Perencanaan dituntut akurat, terukur, dan mempunyai hubungan yang jelas dengan kebutuhan pelaksanaan tugas serta target kinerja organisasi.

Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan, Ibnu Ismoyo, menekankan pentingnya penyusunan RKA-K/L yang tepat dan selaras dengan kebutuhan organisasi. Perencanaan yang cermat diperlukan agar setiap alokasi anggaran dapat memberikan dukungan terhadap pelaksanaan tugas sekaligus pencapaian kinerja.

Sementara itu, Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Timur Kusnali menegaskan bahwa ketelitian menjadi bagian penting dalam proses perencanaan anggaran.

“Perencanaan anggaran harus disusun secara cermat dan sesuai kebutuhan, sehingga setiap alokasi benar-benar mendukung pencapaian kinerja dan pelaksanaan tugas Pemasyarakatan,” ujarnya.

Bagi Rutan Kelas IIB Gresik, supervisi tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi sekaligus memperbaiki rancangan anggaran TA 2027. Arahan dan masukan dari proses penelitian menjadi bahan penting untuk memastikan dokumen yang disusun semakin sesuai dengan kebutuhan prioritas.

Ryan Wilda Rachman Faraby menyampaikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti seluruh hasil penelitian sesuai ketentuan yang berlaku.

“Melalui supervisi ini, kami mendapatkan arahan dan masukan yang menjadi dasar untuk menyempurnakan RKA-K/L Tahun Anggaran 2027. Kami akan menindaklanjuti setiap hasil penelitian sesuai ketentuan dan memastikan perencanaan anggaran Rutan Gresik benar-benar disusun berdasarkan kebutuhan prioritas serta mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan,” ungkapnya.

Menurut Ryan, penyempurnaan RKA-K/L menjadi penting agar kebutuhan prioritas Rutan Gresik dapat dirumuskan secara lebih terukur. Dengan demikian, rancangan anggaran tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga mempunyai keterkaitan langsung dengan program dan pelaksanaan tugas Pemasyarakatan.

Supervisi tersebut sekaligus menjadi ruang evaluasi bersama bagi seluruh UPT di lingkungan Kanwil Ditjenpas Jawa Timur. Setiap catatan hasil penelitian menjadi bahan pembenahan agar dokumen perencanaan semakin akurat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Proses tersebut menunjukkan bahwa penyusunan anggaran TA 2027 diarahkan melalui tahapan pencermatan dan penyempurnaan sebelum ditetapkan. Kebutuhan program, volume kegiatan, serta kesesuaian dengan aturan menjadi bagian yang harus diperhatikan agar perencanaan tidak kehilangan arah dari target kinerja organisasi.

Dengan evaluasi secara berkelanjutan, RKA-K/L TA 2027 diharapkan dapat menjadi instrumen perencanaan yang lebih terukur, tepat sasaran, transparan, dan selaras dengan kebutuhan program Pemasyarakatan.

Bagi Rutan Kelas IIB Gresik, langkah tersebut menjadi bagian dari penguatan tata kelola perencanaan dan penganggaran. Setiap alokasi anggaran diharapkan memiliki dasar kebutuhan yang jelas serta mampu memberikan dukungan nyata terhadap pelaksanaan tugas, pemenuhan kebutuhan prioritas, dan pencapaian kinerja organisasi pada TA 2027 (Dd).

Tagged:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp