Home / PEMERINTAHAN / Rutan Gresik Sulap Pelatihan Merajut Jadi Jalan Kemandirian, 19 Warga Binaan Perempuan Ditempa Produktif

Rutan Gresik Sulap Pelatihan Merajut Jadi Jalan Kemandirian, 19 Warga Binaan Perempuan Ditempa Produktif

GRESIK —PORTAL SATU ID Pembinaan warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur terus diarahkan agar tidak berhenti pada aktivitas selama menjalani masa pidana, tetapi juga memberikan bekal yang dapat dimanfaatkan ketika kembali ke tengah masyarakat.

Salah satu langkah tersebut dilakukan melalui pelatihan keterampilan merajut bagi warga binaan perempuan. Sebanyak 19 warga binaan mengikuti kegiatan yang digelar pada Jumat (25/9/2026), dengan pendampingan langsung dari peserta program MagangHub.

Kegiatan berlangsung aktif dan interaktif. Peserta mengikuti proses pembelajaran secara bertahap, mulai dari pengenalan perlengkapan dasar hingga praktik teknik merajut.

Dalam sesi pelatihan, warga binaan diperkenalkan dengan benang dan hakpen sebagai peralatan utama. Mereka kemudian mendapatkan bimbingan mengenai cara memegang hakpen, memilih serta mengatur benang, membuat simpul awal, hingga mempraktikkan teknik dasar merajut.

Pendampingan dilakukan secara langsung dengan memperhatikan kemampuan setiap peserta. Pola pembelajaran tersebut memungkinkan warga binaan memperoleh pengalaman praktik sekaligus memahami tahapan merajut secara lebih terarah.

Kepala Rutan Gresik, Dhimas Isdwiyono, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian merupakan bagian penting dalam mempersiapkan warga binaan menghadapi kehidupan setelah masa pidana selesai.

“Melalui pelatihan merajut ini, kami berharap warga binaan dapat mengembangkan kreativitas dan keterampilan yang dimiliki. Tidak hanya menjadi kegiatan positif selama berada di Rutan, keterampilan tersebut juga diharapkan dapat membuka peluang usaha mandiri dan menjadi bekal ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujar Dhimas.

Pelatihan merajut tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis. Di dalam prosesnya terdapat nilai pembinaan yang berkaitan dengan ketelitian, kesabaran dan konsistensi.

Merajut membutuhkan ketekunan karena setiap rangkaian harus dikerjakan secara cermat. Kesalahan pada satu tahapan dapat memengaruhi hasil berikutnya. Karena itu, peserta dilatih untuk mengikuti proses secara teratur hingga sebuah karya dapat diselesaikan.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi warga binaan perempuan untuk menyalurkan kreativitas dan mengisi waktu dengan aktivitas yang positif. Proses menghasilkan karya secara bertahap juga diharapkan dapat membangun rasa percaya diri peserta terhadap kemampuan yang mereka miliki.

Rutan Gresik berupaya agar program pembinaan kemandirian tidak hanya berorientasi pada penguasaan keterampilan, tetapi juga mempersiapkan warga binaan agar mampu kembali berinteraksi secara positif dengan lingkungan masyarakat.

Melalui pendampingan dan praktik yang dilakukan secara berkelanjutan, kemampuan merajut diharapkan dapat dikembangkan menjadi karya yang memiliki nilai guna sekaligus berpotensi memiliki nilai ekonomi.

Bagi Rutan Gresik, keterampilan tersebut merupakan salah satu bagian dari proses mempersiapkan warga binaan menghadapi fase kehidupan setelah keluar dari Rutan. Bekal yang diperoleh selama pembinaan diharapkan dapat terus dikembangkan sesuai kemampuan dan kesempatan yang tersedia.

Sebanyak 19 warga binaan perempuan pun mendapatkan kesempatan untuk belajar sekaligus mengasah kreativitas melalui kegiatan tersebut. Dari pelatihan sederhana menggunakan benang dan hakpen, mereka diarahkan untuk membangun keterampilan, ketekunan dan kepercayaan diri.

Rutan Gresik berharap program pembinaan kemandirian dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata. Dengan keterampilan yang diperoleh, warga binaan perempuan diharapkan memiliki bekal tambahan untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri, produktif dan mampu berperan positif ketika kembali ke tengah masyarakat (Dd).

Tagged:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp